Bunga Deposito Turun: 5 Alternatif Simpanan yang Masih Menguntungkan di 2026

Buat kamu yang selama ini mengandalkan deposito bank sebagai tempat parkir dana, ada kabar yang perlu dicermati: suku bunga deposito di sejumlah bank besar mulai turun. Penurunan ini terjadi menjelang rapat kebijakan Bank Indonesia (BI) yang sebelumnya memutuskan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Lalu, ke mana sebaiknya dana dialihkan? Sumber: CNBC Indonesia.

Penurunan bunga deposito memang terasa bagi penabung yang mengharapkan imbal hasil pasif dari simpanan. Tapi kabar baiknya, masih ada beberapa alternatif simpanan dan instrumen yang bisa memberi hasil lebih menarik. Berikut lima pilihannya.

Kenapa Bunga Deposito Turun?

Bunga deposito sangat dipengaruhi oleh suku bunga acuan Bank Indonesia. Ketika BI mempertahankan suku bunga di level tertentu dalam waktu lama, bank-bank cenderung menyesuaikan bunga simpanannya. Selain itu, kondisi likuiditas perbankan yang membaik membuat bank tidak lagi terlalu agresif menawarkan bunga tinggi untuk menarik dana.

Artinya, penurunan ini bukan hal yang mengejutkan, melainkan bagian dari siklus normal kebijakan moneter. Yang penting adalah bagaimana kamu meresponsnya dengan memilih tempat simpanan yang tepat.

1. Bank Digital dengan Bunga Kompetitif

Bank digital dikenal menawarkan suku bunga simpanan yang lebih tinggi dibanding bank konvensional, sebagian bahkan menyentuh angka yang jauh di atas rata-rata deposito biasa. Karena biaya operasionalnya lebih ramping, bank digital bisa memberikan bunga tabungan dan deposito yang lebih menarik. Pastikan bank digital yang kamu pilih terdaftar dan diawasi otoritas.

2. Tabungan Berencana

Tabungan berencana cocok buat kamu yang punya tujuan keuangan spesifik, seperti dana pendidikan atau liburan. Bunganya umumnya berkisar 3-4 persen per tahun dengan sistem setoran rutin bulanan. Kelebihannya, kamu jadi lebih disiplin menabung karena ada komitmen setoran berkala.

3. Reksa Dana Pasar Uang

Buat yang ingin imbal hasil lebih fleksibel dengan risiko rendah, reksa dana pasar uang bisa jadi pilihan. Instrumen ini mengelola dana di deposito dan surat berharga jangka pendek, sehingga likuiditasnya tinggi dan relatif stabil. Cocok sebagai tempat menyimpan dana darurat.

4. Emas Digital

Emas tetap jadi pilihan favorit sebagai pelindung nilai. Lewat emas digital, kamu bisa menabung emas mulai dari nominal kecil secara rutin tanpa repot menyimpan fisiknya. Di tengah inflasi, emas kerap jadi instrumen yang membantu menjaga daya beli.

5. Obligasi Ritel

Obligasi ritel yang diterbitkan pemerintah menawarkan kupon yang umumnya lebih tinggi dari deposito, dengan risiko yang relatif rendah. Tenornya bervariasi, jadi kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jangka waktu simpananmu.

Buat pemahaman lebih lanjut soal suku bunga, baca juga artikel kami tentang keputusan BI menahan suku bunga 5,75 persen, atau panduan investasi reksa dana untuk pemula.

Tips Memilih Alternatif Simpanan

  • Pastikan dana daruratmu tetap likuid dan mudah diakses.
  • Sesuaikan pilihan instrumen dengan tujuan dan jangka waktu.
  • Diversifikasi — jangan taruh semua dana di satu tempat.
  • Pilih produk dari lembaga yang resmi dan diawasi.
  • Evaluasi ulang secara berkala mengikuti perubahan suku bunga.

Kesimpulan

Turunnya bunga deposito bukan berarti kamu kehilangan semua pilihan. Dengan bank digital, tabungan berencana, reksa dana pasar uang, emas digital, hingga obligasi ritel, masih banyak cara untuk membuat danamu tetap bekerja. Kuncinya adalah memahami kebutuhanmu, memilih instrumen yang tepat, dan selalu memastikan keamanan serta legalitas produk yang kamu pilih.

PercayaCuan

Tim redaksi Percaya Cuan — menyajikan panduan keuangan pribadi yang jujur dan mudah dipahami.

Share
Published by
PercayaCuan

Recent Posts

Cara Membuat Budget Bulanan yang Realistis dan Anti Boncos

Pernah nggak sih kamu ngerasa gaji baru masuk, tapi dua minggu kemudian saldo rekening udah…

6 jam ago

Metode 50/30/20: Cara Mudah Mengatur Gaji agar Keuangan Tetap Sehat

Gaji selalu habis sebelum akhir bulan? Coba metode 50/30/20. Ini cara membagi gaji untuk kebutuhan,…

6 jam ago

ORI030: Obligasi Negara Ritel Kupon 7 Persen, Investasi Aman Mulai Rp1 Juta

ORI030 menawarkan kupon tetap 6,90% (3 tahun) dan 7,00% (6 tahun), dijamin pemerintah, dan bisa…

1 hari ago

Metode 50/30/20: Cara Atur Gaji Biar Nggak Habis di Tengah Bulan

Gaji selalu habis sebelum akhir bulan? Coba metode 50/30/20 untuk mengatur pemasukan. Ini cara kerja…

1 hari ago

Tren Investasi 2026: Generasi Muda Makin Sadar Pentingnya Kelola Keuangan

Jumlah investor ritel Indonesia terus tumbuh dan didominasi generasi muda. Ini alasan di balik trennya…

2 hari ago

Cara Membangun Dana Darurat 6 Bulan Tanpa Ngerasa Berat

Dana darurat itu penting tapi sering terasa berat buat dimulai. Simak cara membangun dana darurat…

4 hari ago