Reksa Dana untuk Pemula: Mulai dengan Rp100 Ribu
Investasi tidak harus menunggu kaya. Mulai dari Rp100.000 saja.
Reksa dana adalah instrumen investasi paling ramah pemula. Kenapa? Karena kamu tidak perlu pusing memilih saham sendiri — semua dikelola oleh Manajer Investasi profesional.
Apa Itu Reksa Dana?
Bayangkan reksa dana seperti patungan. Kamu dan ribuan investor lain mengumpulkan uang, lalu dikelola oleh ahlinya untuk diinvestasikan ke berbagai instrumen: saham, obligasi, atau deposito.
4 Jenis Reksa Dana
2. Pendapatan Tetap — Risiko rendah, return 6-8%/tahun. Didominasi obligasi.
3. Campuran — Risiko menengah, return 8-12%/tahun. Kombinasi saham + obligasi.
4. Saham — Risiko tinggi, return 12-20%/tahun. Cocok jangka panjang (5+ tahun).
Cara Mulai dari Rp100.000
- Langkah 1: Download aplikasi: Bibit, Bareksa, atau Ajaib
- Langkah 2: Registrasi dengan KTP dan NPWP
- Langkah 3: Isi risk profile (aplikasi akan merekomendasikan yang cocok)
- Langkah 4: Pilih reksa dana rekomendasi, beli mulai Rp100.000
Mulai dari yang kecil dulu. Rasakan bagaimana uangmu bekerja. Setelah nyaman, tingkatkan nominal secara bertahap.
📖 Baca Juga:
Update September 2026: Reksa Dana Makin Mudah
Mulai investasi reksa dana di 2026 makin praktis — banyak aplikasi resmi menawarkan pembelian mulai Rp10 ribu. Kuncinya tetap konsisten dan pilih produk sesuai profil risiko, bukan sekadar ikut tren.
Buat yang baru mulai, ada panduan lengkap investasi reksa dana untuk pemula.
- Baca juga: Cara Mulai Investasi Reksa Dana buat Pemula: Panduan Lengkap 2026
- Baca juga: ORI030: Obligasi Negara Ritel Kupon 7 Persen, Investasi Aman Mulai Rp1 Juta
🔗 PercayaCuan — edukasi keuangan pribadi untuk pemula Indonesia.
💬 Gabung Komunitas PercayaCuan!
Diskusi santai soal keuangan, investasi pemula, dan tips cuan — bareng ribuan member lainnya.
🔥 Dapatkan Info dan Update Terbaru!
Jangan ketinggalan berita, tips, dan trik terbaru seputar dunia hiburan dan game. Gabung channel Telegram kami sekarang juga!


Pingback: Cara Mulai Investasi Reksadana untuk Pemula | PercayaCuan
Pingback: Peer-to-Peer Lending: Cara Kerja & Risiko | PercayaCuan
Pingback: Saham vs Emas vs Crypto — Pilih Investasi Terbaik untuk Pemula | Percaya Cuan