DPR resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang pada Selasa (21/7/2026). Langk
ah ini membuka babak baru bagi lanskap investasi nasional — Indonesia kini punya payung hukum untuk bersaing dengan pusat keuangan regional seperti Singapura dan Hong Kong. Namun, para ekonom mengingatkan: ada risiko yang harus diantisipasi, terutama ketergantungan pada modal asing.
Baca juga: percayacuan.art/bei-suspensi-72-saham-emiten-mangkir-laporan-keuangan/">BEI Suspensi 72 Saham: 73 Emiten Mangkir Laporan Keuangan, Ini yang Perlu Diwaspadai Investor
Diperbarui 26 Agustus 2026. Sebelum berinvestasi, pahami instrumennya dulu. Baca investasi untuk pemula: reksadana, SBN, hingga saham dan tren investasi 2026.
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Rizal Taufikurahman, menyebut bahwa masuknya dana asing memang bisa memperkuat pembiayaan investasi. Tapi ada sisi lain: dominasi investor asing membuat pasar keuangan domestik lebih rentan terhadap perubahan sentimen global. Ketergantungan pada modal asing dapat meningkatkan risiko pembalikan arus dana, volatilitas pasar, dan tekanan terhadap rupiah ketika sentimen global berubah, ujarnya dikutip dari Bisnis. Risiko ini semakin besar jika dana yang masuk bersifat jangka pendek dan spekulatif.
Agar manfaat PFII maksimal, Rizal menekankan beberapa hal: pertama, insentif harus diarahkan ke sektor produktif seperti manufaktur, infrastruktur, dan ekspor — bukan hanya sektor jasa keuangan. Kedua, pembangunan PFII harus paralel dengan reformasi iklim usaha: kepastian hukum, efisiensi logistik, dan kualitas tenaga kerja. Ketiga, perlu skema pembiayaan inklusif agar UMKM dan industri padat karya tidak tertinggal. Keberhasilan PFII tidak cukup diukur dari dana yang masuk, tapi dari dampaknya ke penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan ekspor.
Sumber: Bisnis.com
🔗 PercayaCuan — edukasi keuangan pribadi untuk pemula Indonesia.
Jangan ketinggalan tips, trik, dan informasi eksklusif dari kami. Gabung channel Telegram resmi untuk update real-time!
Mengelola keuangan rumah tangga bukan perkara mudah, apalagi ketika pengeluaran harian terasa tidak pernah berhenti.…
Banyak orang mengira investasi hanya untuk mereka yang berpenghasilan besar, padahal kenyataannya kamu bisa memulainya…
Pensiun sering terasa jauh di masa depan, padahal justru karena itu persiapannya harus dimulai sedini…
Uang sering disebut sebagai salah satu penyebab utama konflik dalam rumah tangga, terutama di tahun-tahun…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (22/10/2026) di zona hijau. Setelah sempat tertekan…
Menjadi orang tua tunggal berarti mengelola keuangan rumah tangga dengan satu sumber penghasilan sambil tetap…
View Comments